Lihat Berita Terbaru di Sini

Semua artikel dan berita situs telah diperbarui hari ini dan Anda dapat menemukan artikel dan berita Anda dengan cepat dan tanpa masalah

Pelatihan Budidaya Jamur Desa Bincau: Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Melalui Pemberdayaan Kelompok Tani

Pelatihan Budidaya Jamur Desa Bincau: Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Melalui Pemberdayaan Kelompok Tani

Pemberdayaan adalah upaya yang dilakukan oleh masyarakat, dengan atau dukungan pihak luar, untuk memperbaiki kehidupan yang berbasis kepada diri mereka sendiri melalui optimasi daya serta peningkatan posisi yang dimiliki, dengan perkataan lain, pemberdayaan harus menempatkan kekuatan masyarakat sebagai modal utama serta menghindari “rekayasa” pihak luar yang seringkali mematikan kemandirian masyarakat setempat. Dalam hal ini Pemerintah Desa Bincau mengadakan Pelatihan Budadaya Jamur untuk Kelompok Tani yang ada di Desa Bincau. Kelompok Tani yang ada di Desa Bincau yang menghadiri kegiatan Budidaya Jamur ini yaitu Kelompok Tani Suka Makmur, Kelompok Tani Pangumbangan Bersatu, Kelompok Tani Sejahtera, Kelompok Tani Rindang Melati, Kelompok Tani Sanggar Tani, Kelompok Tani Teratai, dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Nusa Indah.   Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ilmu dan bekal kepada kelompok tani yang ingin menambah penghasilan dengan mudah dan minim tenaga. Setelah mengikuti kegiatan ini peserta menjadi lebih mengetahui tentang bagaimana proses pembuatn baglog, bahan dasar pembuatan baglog, budidaya jamur dengan baglog, pemeliharaan serta pemasaran dari hasil budidaya jamur tiram tersebut. Kegiatan ini terlaksana dikarenakan usaha yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Bincau dalam mengedukasi kelompok tani yng ingin lebih berdaya dan berdikari terhadap kondisi ekonomi pribadi maupun kelompok, sehingga dengan berdikarinya kondisi ekonomi, maka kehidupan akan menjadi lebih baik. Kegiatan ini terlaksanan dengan antusias peserta cukup baik karena mudah dan murahnya persiapan dan pengelolaan usaha jamur.

Pertanian

1 tahun yang lalu

Kick Off Stunting Desa Bincau: Membangun Generasi Sehat dan Cerdas Melalui Edukasi dan Deteksi Dini Gizi

Kick Off Stunting Desa Bincau: Membangun Generasi Sehat dan Cerdas Melalui Edukasi dan Deteksi Dini Gizi

Pada tanggal 15 Juni 2024, Desa Bincau turut mendukung terlaksananya program Kick Off Stunting yang dicanangkan di bulan Juni 2025. Hari ini, Kick Off Stunting dilaksanakan di Posyandu Kebun Serai, Komplek Kebun Serai RT 009 RW 002. Acara tersebut bertujuan mendeteksi dini masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting, serta intervensi bagi individu teridentifikasi mengalami masalah gizi. Upaya ini untuk menciptakan generasi masa depan lebih sehat dengan meningkatkan kunjungan ke Posyandu. Fokus utamanya adalah langkah preventif dan kuratif untuk memastikan anak-anak Desa Bincau khususnya di wilayah RT 9 untuk wilayah Posyandu Kebun Serai tumbuh optimal dan dapat menghindari risiko stunting. Dengan pemeriksaan status gizi, penyuluhan pola makan, dan pendekatan individual, diharapkan kesadaran nutrisi meningkat. Tim medis dan relawan, dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat melaksanakan kegiatan tersebut dari pagi hingga malam hari karena banyaknya target yang sudah terdata tetapi tidak datang ke posyandu. Jadi, ketika anak-anak yang seharusnya datang ke posyandu tidak datang, maka kader harus melakukan jemput pola untuk memastikan anak-anak yang terdapat dalam data tetap terpantau kondisinya. Dengan harapan, stigma masalah gizi berkurang, kesadaran pencegahan stunting meningkat, dan generasi penerus Desa Bincau dapat tumbuh dengan potensi penuh membawa harapan cerah.

Kesehatan

1 tahun yang lalu

Simulasi Pemilu 2024: Menyongsong Demokrasi yang Lebih Baik melalui Persiapan dan Sosialisasi yang Matang

Simulasi Pemilu 2024: Menyongsong Demokrasi yang Lebih Baik melalui Persiapan dan Sosialisasi yang Matang

Simulasi Pemilihan Umum Tahun 2024: Persiapan dan Sosialisasi Demokrasi Pada tanggal 7 Maret 2025, di Halaman Kantor Kecamatan Martapura, sebuah kegiatan simulasi pemilihan umum digelar dengan tujuan utama mempersiapkan serta mensosialisasikan proses Pemilihan Umum Tahun 2024 yang akan berlangsung secara serentak pada tanggal 14 Februari 2024 di seluruh Indonesia. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait seperti PPS Sekecamatan Martapura, PPK Sekabupaten Banjar, Kepala Dinas dari berbagai instansi, KPU Kabupaten Banjar, Bawaslu Kabupaten Banjar, perwakilan partai politik, Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Babinsa, Babinkamtibmas, dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memahami alur pelaksanaan pemilihan umum di dalam bilik suara. Baik bagi KPPS sebagai penyelenggara pemilihan umum maupun bagi peserta lainnya termasuk pemilih secara umum. Usaha yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Banjar dalam mengajak berbagai pihak untuk lebih memahami proses pelaksanaan pemilu di lapangan menjadi kunci terselenggaranya kegiatan simulasi ini. Diharapkan dengan pemahaman yang baik tentang pelaksanaan pemilu, proses pemilihan umum nantinya dapat berjalan dengan lancar dan tertib. Antusiasme peserta terhadap kegiatan simulasi tersebut cukup tinggi, mulai dari pelaksana kegiatan, para aktor sebagai pemeran KPPS, hingga tamu undangan. Harapannya, manfaat dari kegiatan ini dapat dirasakan oleh berbagai pihak secara menyeluruh, memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap proses demokrasi dan pemilihan umum di Indonesia. Semoga kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan demi menjaga keberlangsungan demokrasi dan pemilu yang adil dan transparan di negeri kita.

Politik

1 tahun yang lalu